That's What Friends Are For

Blog EntrySEBONGKAH CINTA DI DERMAGAApr 10, '08 11:35 PM
for everyone

Kau tergelak ketika aku sadar bila aku tlah salah masuk ruangan kelas , barisan gigimu yang putih sengaja kau pamerkan dengan sorot yang begitu mempesona, Damn...Sungguh aku langsung Jatuh cinta..

( wajahmu pun langsung tenggelam dalam dasar hati bersemayam tenang ).

Entah sudah berapa lama kau nikmati ketololanku saat itu, aku hanya bisa menyeringai malu dan tidak enak hati. Sejurus kemudian kau tawarkan sebuah coklat persahabatan.

( Akupun tersenyum dan meraih wajahmu lebih dalam lagi ).

 Kau Tau? terus terang aku masih ragu saat itu,apakah itu memang sebuah tawaran atau hanya sebuah bayaran untuk kecerobohanku, tapi aku senang kau lakukan itu.

( lampu mercuri dari mercusuar di tengah laut yang dingin itu telah kembali menyala ).

Begitu matahari mulai redup,kita ayunkan sepeda menelusuri jalan aspal di sudut pantai kota kecil diujung pulau Belitung.

( burung camarpun  mengiringi nyanyian hati berdendang suka cita ).

Renyah kau senandungkan nyanyian cinta dengan iringan ombak bersinggasana putih yang biasa jadi tempat kita bermain dan memburu " kijing ".

( Pantai semakin membenamkan harapanku ).

Sayang, dinding dinding hari sudah tidak mampu menahan debur dan dentuman hasratku tuk senantiasa memainkan busur dan panah cinta amor serta menari  dalam detak irama jantungmu. Namun siluet yang terselubung halimun berpendar pekat, selalu menghalangi  keinginanku tuk sampaikan rasa dan pada akhirnya hanyalah  menjadi sebuah  pertanda saja,  entah kenapa  aku tak mampu tuk melakukan itu..dan yang bisa aku lakukan hanyalah menikmati indahnya wajahmu dalam belaian malam dan senandung bulan sayang...

( dirimu kian jauh terbang ).

Kamu Tau Sayang? aku baru saja menemukan catatan catatan kecil yang dulu selalu aku lukis dalam benakku yg paling dalam, dan aku coba menguasnya kembali dalam kesendirian di bibir dermaga tempat dulu kita menabur kisah kisah kita?

( Symphony lambaian perdu perlahan mengalun mengikuti sajak sajak tapak tertinggal ).

Entah dimana aku bisa menemukan gelak pertamamu kembali, apakah masih kau ayunkan sepedamu dengan riang dan mengubur sgala dukaku? berpacu dengan derai rambutmu dan nyanyian laut? tentang sebuah kisah kecil di sebuah kota pantai di ujung pulau Belitung.
Sayang...ini ke sejuta bait ku tabur di sisi dermaga cinta yang sepi,meski Engkau tak lagi ada..namun bayangan wajahmu kan selalu tergambar di tenangnya laut di setiap senja berkabut.

( Senja kian berkabut sampai gelap menyapa dan bulan kembali bermain dalam kesepiannya ).


36 CommentsChronological   Reverse   Threaded
aabab01 wrote on Apr 10
semesti ada sesuatu tempat juga boleh mengingatkan kembali zaman kegemilangan kita buat satu kenangan dan pengalaman ...dan apa yang ada disekeliling menjadi saksi pertemuan itu...
roedey wrote on Apr 11
terima kasih abah..
allyamnoor wrote on Apr 11
ih,,,masih aja romantis,,,:D
roedey wrote on Apr 11
allya...
cuma ber romantis ria aja hueheuhehe...
z4y124y wrote on Apr 11
bagus banget cerita na ..

^^
roedey wrote on Apr 11
z4y124y..makasih ya dah mampir baca..
roebyarto wrote on Apr 11
Romantiiiiiiiis banget.... !!! andai skor itu boleh lebih dari 100... maka akan kuberi skor diatas 100............!!
roedey wrote on Apr 11
weleh mas totok..berlebihan nih hehehe...
but thanks mas...
agripzzz wrote on Apr 11
Kurang menggigit pada akhirannya, Om! Karakternya kurang berperan. Tapi romantisme dan pemilihan kata terasa sangat pas dan aku bisa mengerti makna yang terpendam di dalamnya.
kiepathra wrote on Apr 11
mas Nino memang romantissssssss.......
:X
bevienoviantini wrote on Apr 11
Andai...aku bisa menggantikannya... aku rela kan selalu menemani hari-harimu didermaga cintamu....
roedey wrote on Apr 11
thank's Aveline...
roedey wrote on Apr 11
rokok makan gratis ya kie..huehehehe...thank's dah sempet baca..
roedey wrote on Apr 11
Novi..dermaga itu selalu sepi sedari dulu...sendirian disana mau? hehehe...
damuhbening wrote on Apr 12
seromantis suaranya...keren mas, ada aja ide menulisnya ya!

bagi rahasia dong
roedey wrote on Apr 12
Mas Bening hehehe ada ada aja...
ini sekedar ber improvisasi mas diluar dari kebiasaanku menulis..
rahasia? apa ya mas hehehe aku malah bingung rahasiane opo..
allyamnoor wrote on Apr 12
seromantis suaranya
wah,,,jadi penasaran neh,,,:D
damuhbening wrote on Apr 12
roedey said
Mas Bening hehehe ada ada aja...
ini sekedar ber improvisasi mas diluar dari kebiasaanku menulis..
rahasia? apa ya mas hehehe aku malah bingung rahasiane opo..
hhehehehe,,,berarti rahasinya ya di kebingungan itu ya?

kakakakakakak....becanda mas...aku selalu suka cara mas menulis yang singkat padat (sementara aku be;lum bisa, selalu panjang dan bertele)
damuhbening wrote on Apr 12
wah,,,jadi penasaran neh,,,:D
bener kok! dengerin aja mas nino ketika siaran....mantab!!! ngebas!
roedey wrote on Apr 12
ya itulah suaraku mas, banyak yang mengira suaraku yg gede pastilah orangnya gede,hahaha..padahal wong'e cilik..
allyamnoor wrote on Apr 12
ngebas!
wakakakak,,,,bass betot kali',,,:))
*percaya,,,percaya,,,*
roedey wrote on Apr 12
Eh..si allya...
hehehe..apanya yang percaya?
damuhbening wrote on Apr 12
roedey said
ya itulah suaraku mas, banyak yang mengira suaraku yg gede pastilah orangnya gede,hahaha..padahal wong'e cilik..
yang penting karyanya gede mas!!!
roedey wrote on Apr 12
zzzip mas hehehehe
allyamnoor wrote on Apr 12
roedey said
percaya?
percaya kok klo suara BR ngebass,,,:D
roedey wrote on Apr 12
huehehe...denger juga ta?..
allyamnoor wrote on Apr 12
belooooommm,,,percaya ma damuhbening aj,,,:D
roedey wrote on May 2
sekarang dah tau yaaa?
ciciatjeh wrote on May 3
sebongkah coklat ...
sebongkah cinta
seayun gerak sepeda
selautan damba yang teringat
... romantis.. ciri khas 80-an.. hehehe
roedey wrote on May 3
kita kan produk 80 cie hehehe...
nunee wrote on May 3
Hiks...hiks... cinta, berita buruk atau berita baik? Still a sweet love story, Mas :-))
birrusadhu wrote on May 3
Aku tau sampai hari ini kenangan itu masih tersimpan dalam sudut hatimu.
Maafkan aku, meski sang bulan sinarnya meredup
dan bintangpun kian menghilang
Aku masih ingat ketika bersama kita berderai tawa
Di tepian pantai yang buih lautnya membasahi cinta kita
Maafkan aku, sekali lagi
Biarkan angin laut menerbangkan semua kisah
Sungguh aku tak sanggup menahannya
Terima kasih atas semua kenangan, pintaku lupakan,
aku bahagia kini
roedey wrote on May 3
Nunee..ketemu lagi...lama ndak OL ya? thanks da mampir
roedey wrote on May 3
wow..
balasan yang sempurna hehehehe...terima kasih biru..
kenangajingga wrote on May 15
Maafkan aku harus pergi..
kuburlah dukamu bersama desiran angin dan ombak yang telah menenggelamkan dermaga tempat kita bersama, dulu...
Sambutlah esok bersama mentari yang memberi nafas pada kehidupan baru, maka pelan tapi pasti kau akan melupakanku... ( hayah, ra match blas)
roedey wrote on May 15
hehehehe...yo disambung donk cah ayu...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help