Ada saja yang Engkau Mainkan tuk menarikku lebih dalam lagi kedalam lukisan bayang...
( Saat itu aku masih tak percaya bila aku benar benar sudah didekatmu,dan nyaris menghujamkan satu ciuman ke bibirmu yang menggoda, namun itu tidak kulakukan, mungkin ini hanya sebuah ilusi ketika kesepianku terpagut di tenggara pancaran matamu yang syahdu )
Engkau sodorkan sebuah dunia yang aku sendiri belum yakin akan keberadaannya, sebuah kehidupan yang sarat dengan Syair dan kembang nurani yang halus di sudut Ruang kecil dalam hatimu yang selalu terbuka untukku kapanpun aku ingin masuk dan berbaring disana..
( Kaupun tergelak,dan bergayut manja di bibir senja, seringaimu luruh pecah di hatiku, aku kembali mencerna makna tawa yang kau lontarkan ketika aku mencoba merengkuh lingkar pinggangmu, Kau berlari kecil meninggalkanku terpojok dengan ketidak pastian dan rasa yang makin tenggelam )
Tlah Engkau Sayat Bongkahan hati ini dengan siluet penuh ketakjuban akan karya yang dilimpahkan untukmu padaku yang tercenung tanpa bisa melumpuhkan kilatan pisau pesonamu..
( Kali ini aku diam ketika kau hampiri,sebuah kecupan lembut mendarat dipipiku, aku segera menoleh membenamkan hasrat kedalam matamu, tanpa reaksi, Cuma diam dan membiarkan baranya mengembara, kemudian Kau merentangkan kedua lenganmu sembari melompat tinggi dan terbang )
Aku Tlah Torehkan namamu di bibir pantai tanjung klayang pagi ini meski Ombaknya mengais dan merobek satu demi satu namamu ..tanpa bisa kuhindari, tapi percayalah sayang...Jauh disana sebongkah cinta sudah terpahat membentuk hati yang akan terus menerangi tapak kakimu..
( Beranjaklah sore itu dengan satu keindahan akanmu, menghias sukma ber selambu rindu, aku mulai resah begitu senja beranjak pergi, dan engkau sandarkan kepala dibahu kiriku, lalu kubisikan kata cinta, kau melenguh memandang sesaat kearahku dan kembali membenamkan kepala di dadaku )
Biarkan sayap Cintaku mengarungi samudra hatimu yang penuh misteri, agar kelak aku bisa bersemayam tenang disana...
Pandaan 3 Mei 2008